book

Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu

0
  • book
    Ditulis oleh
    Vallencia Eve Jollene
  • Dibuat tanggal
    06 Jul 2024
  • Sekolah
    SMP BPK Penabur Holis

Novel Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu merupakan buku novel terjemahan dari versi Inggris yang berjudul Five Go Off To Camp, karya sastra yang ditulis oleh Enid Blyton dan diterbitkan pertama kali di Indonesia oleh PT. Gramedia Pustaka Utama pada tahun 1980. Di dalam petualangan menakjubkan Lima Sekawan kali ini bertema akan persahabatan, petualangan, misteri, dan detektif. Novel dengan tebal 248 halaman tersebut merupakan buku dari serial Lima Sekawan  atau The Famous Five  yang ditulis oleh seorang pengarang terkenal di Inggris yaitu Enid Blyton, karangan-karangannya telah menjadi karya yang disukai oleh banyak negara.

 

Sinopsis Novel Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu

Novel tersebut mengisahkan tentang petualangan anak-anak remaja yang mencengangkan ketika berkemah di sebuah padang belantara dengan Pak Luffy, anak-anak tersebut, yaitu Julian, Dick, George, Anne, dan anjing kesayangan George yaitu Timmy. Dalam petualangan mereka kali ini, mereka pergi bersiap-siap untuk berkemah pada liburan panjang musim panas.

 

Suatu hari ketika berkemah, mereka menemukan sebuah jaringan rel yang kosong dan sunyi di bawah lembah. Tempat tersebut dikatakan terdapat kereta api hantu yang muncul dari terowongan tanpa penumpang. Di dalam dua malam berkemah, mereka menyelidiki pelantaran terowong tersebut bersama teman baru mereka bernama Jock. Hal ini untuk mencari kebenaran dari sang kereta api hantu. Namun, dalam penyelidikan, para remaja laki-laki ditangkap dan diikat oleh ayah tiri Jock. Tak lama kemudian, kabar baik datang dan mereka diselamatkan oleh George dan Timmy. Akhir cerita, penyelidikan ini berakhir dengan ayah tiri Jock ditangkap karena menggunakan kereta api untuk pencurian.

 

Beberapa tokoh dalam Novel Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu

  • Julian: Julian adalah sosok anak lelaki tertua dari lima sekawan yang berbadan tinggi dan kuat. Ia memiliki sifat yang cerdas serta sopan dan memiliki jiwa kepemimpinan.

 

  • George: George (Georgina) adalah sosok perempuan tomboy yang merupakan sepupu dari Julian, Dick, dan Anne. Walaupun keras kepala, ia juga mempunyai keberanian yang luar biasa.

 

  • Dick: Dick adalah sosok lelaki yang merupakan adik dari Julian. Ia adalah anak yang suka bercanda, tetapi juga memiliki hati yang baik dan cerdas.

 

  • Anne: Anne adalah sosok perempuan yang merupakan adik dari Julian dan Dick. Ia merupakan anak yang penakut, akan tetapi juga rela dan berani untuk menyelamatkan saudara-saudaranya.

 

Kelebihan

Buku ini memiliki beberapa kelebihan, kelebihan dari novel tersebut adalah dari alur cerita yang menarik, tidak hanya menceritakan tentang petualangan lima sekawan tetapi juga tentang persahabatan mereka. Setelah itu, disajikannya ilustrasi yang dapat membantu para pembaca dalam menyempurnakan pemahaman isi buku tersebut. Novel ini juga memberikan penjelasan dan deskripsi yang lengkap dan baik sehingga pembaca dapat menggambarkan latar suasana yang terjadi di dalam cerita tersebut.

 

Kelemahan

Buku ini juga memiliki kelemahannya, seperti adanya beberapa kata kasar yang tidak pantas untuk dicontoh oleh para pembaca. Selain itu, beberapa bahasa yang digunakan dari hasil terjemahan terasa terlalu baku, seperti percakapan antara tokoh yang terasa kaku dan terlalu formal.

 

Saran/Rekomendasi

Secara keseluruhan, novel Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu ini mempunyai pesan moral yang baik untuk dicontohkan sehingga layak untuk dibaca. Dengan cerita yang penuh petualangan dan tantangan, sebaiknya buku ini dibaca oleh kalangan anak-anak maupun remaja agar mereka dapat mempelajari pentingnya kerjasama dalam menghadapi tantangan yang ada di depan kita. Buku ini sangat cocok bagi yang penggemar novel misteri, detektif, dan petualangan.

Judul Buku Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu
Penulis Enid Blyton
ISBN 9786020321271
Bahasa Indonesia
Tahun Publikasi 2018
Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman 248

0 komentar

Buat komentar